LINTAS LIPUTAN
Jl.Nusantara 1 Gg.Sriwijaya RT.02 RW.06 ( Group Tambua Panglimo Campo). Kel.Babussalam Kec.Mandau Kab.Bengkalis - Indonesia N

Dilihat : 202 kali

Lintas Liputan.com. Bengkalis -Aset bangunan sarana olah raga Dinas Pariwisata di Kabupaten Bengkalis diduga sengaja dibiarkan terbengkalai dalam kondisi rusak parah, sampah berserakan dengan keramik lantai retak dan pecah serta kondisi plafon yang sudah berjatuhan dan runtuh. Hal itu berdasarkan pantauan tim awak media di lapangan, Senin (02/05/2023).

Terkait hal itu, Kepala UPT Pengelolaan Dan Pengembangan Sarana Olah Raga Dinas Pariwisata, Guruh Tri Abdillah, A.Md., saat awak media dikonfirmasi di ruangan kerjanya di Wisma Atlit Desa Wonosari mengatakan bahwa bangunan tersebut secara berkala selalu dibersihkan. Guruh beralasan bahwa itu karena efek puasa. Dari absen daftar hadir petugas kebersihan diketahui ada 18 orang tenaga kebersihan yang ditugaskan oleh Dinas Pariwisata melalui UPTD Pengelolaan Dan Pengembangan Sarana Olah Raga di tempat tersebut.

"ada petugas kebersihan, juga penjagaan sebanyak 18 orang dan mereka betul - betul bekerja di pos penjagaan. Mereka juga pakai shift untuk melakukan penjagaan setiap malamnya," kata Guruh.

"karena kemarin bulan puasa jadi petugas agak kendor sedikitlah, hanya membersihkan di bagian halaman saja dan membabat rumput yang mulai panjang, tak sempat untuk membersihkan di bagian dalam ruangan," lanjutnya.

Dari pantauan awak media di lapangan, meskipun ada petugas kebersihan yang terbagi 3 Shift sebanyak 6 orang dalam satu group, bangunan tersebut baik di dalam ruangan, di Water Boom dan di Kolam Renang serta Gedung Wisma Atlit terpantau banyak sampah berserakan, kotor, jorok bahkan sebagian fasilitas itu rusak berat. Kondisi bangunannya memprihatinkan, banyak sampah yang berserakan, plafon sudah pada runtuh dan dinding balok bangunan telah retak - retak bahkan bagian lantai keramiknya juga sudah pecah-pecah. Bangunan hasil anggaran APBD Kabupaten Bengkalis dengan nilai miliaran rupiah tersebut, diduga secara fisik sudah tidak terawat lagi dan terkesan jauh dari perhatiaan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis.

Seorang warga yang tidak meu disebutkan namanya menyayangkan kondisi bangunan itu dan meminta bupati memberi sedikit perhatian.

"Bupati Bengkalis sudah seharusnya memikirkan bagaimana bangunan tersebut rencananya akan di anggarkan dana untuk dilakukan direnovasi sehingga dapat difungsikan sebagaimana mestinya,dan bisa dimanfaat oleh masyarakat,khususnya untuk salah satu cabang olah raga di bidang renang dan golf," katanya 

 "Ada penjagaan, ada petugas kebersihan tapi semua itu sia-sia belaka, bangunan tersebut tetap tidak terjaga dan tidak terawat dengan baik," lanjutnya.

Pada akhir penjelasannya, Guruh menyampaikan kepada tim awak media bahwa sudah ada wacana untuk diserahkan kepada pihak ketiga, untuk pengelolaan Water Boom dan Kolam Renang bahkan pihak ketiga sudah pernah turun survei, namun sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak ketiga tersebut.

"sudah ada wacana untuk diserahkan kepada pihak ketiga pengelolaan Water Boom dan Kolam Renang tersebut, bahkan pihak ketiga sudah pernah turun survei namun sampai saat ini belum ada jawaban," jelas Guruh mengakhiri,**


Tag :

Lintas Liputan.com. Bengkalis -Aset bangunan sarana olah raga Dinas Pariwisata di Kabupaten Bengkalis diduga sengaja dibiarkan terbengkalai dalam kondisi rusak parah, sampah berserakan dengan keramik lantai retak dan pecah serta kondisi plafon yang sudah berjatuhan dan runtuh. Hal itu berdasarkan pantauan tim awak media di lapangan, Senin (02/05/2023).

 

 

Wabup Rohul Hadiri Malam Pengesahan Calon Warga Baru PSHT

Posting by Admin

Wabup Rohul Hadiri Malam Pengesahan Calon Warga Baru PSHT

Rohul- Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri malam pengesahan calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Rokan Hulu yang digelar dengan khidmat dan penuh makna pada Sabtu malam (06/07/2025). Acara yang berlangsung di Tribun Jaya Negara Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hil



75 Kali