LINTAS LIPUTAN
Jl.Nusantara 1 Gg.Sriwijaya RT.02 RW.06 ( Group Tambua Panglimo Campo). Kel.Babussalam Kec.Mandau Kab.Bengkalis - Indonesia N

Dilihat : 230 kali

Politik Di Mata Yunidar.S.E

Sumatera Barat  -   Bicara Politik Di Negara Kita Saat Ini Baik Di Pusat Maupun Di Provinsi Dan Kabupaten Kota. Sudah Melihatkan Tanda Tanda Keseragaman Ucap Yunidar.S.E.

       Walaupun Latar Belakang Pendidikan Akademis Saya Bukan Berlatar Belakang Politik. Lebih Menjurus Kepada Persoalan Ekonomi. Tapi Saya Bisa Merasakan Dan Melihat Serta Mendengar Penomema Di Negara Kita Saat Ini Yang Muncul Kepermukaan.

       Saya Mempunyai anggapan Bahwa Negara Kita Saat Ini Sedang Mengalami Bila Boleh Kita Ibaratkan Orang yang Lagi Demam. Yang Suhu Badannya Naik Turun. Kadang Panasnya Naik Kadang Panasnya turun.

         Bila Diamati Perkataan Ibu Mengatakan Negara Kita Lagi Demam Bisa Di Artikan Multi Tafsir Bagi Orang Yang Membaca Sanggah Awak Media. Itu Benar Ucap Yunidar. Karena Sulit Mencari Narasi Yang Tepat Menggambarkan Politik Indonesia Ketika Ini.

       Hidup Serba Tidak Jelas Alias Tidak Ada Kepastian Hukum.Ekonomi Tidak Stabil, Untang Negara Bertambah Banyak, padahal Sudah Ada Tuntunan Dan Cara Bernegara Di Dalam Kitab Undang Undang Dasar 45. Dan Bangsa Indonesia Juga Sudah Mempunyai Pandangan Hidup Tertuang Dalam Butir Butir Pancasila.

        Sementara Penomema Kita Saat Ini Penuh Dengan Ketidak Pastian. Masyarakat Jadi Binggung Tidak Adanya Kepastian Hukum Di Tengah Tengah Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara.

      Bisa Kita Rekam Dan Amati Beberapa waktu Belakangan ini Muncul Narasi Di Tengah Tengah Masyarakat Ada Yang Mengatakan Tidak Boleh Azan Di Kumandangkan Setelah Masyarakat Berkeberatan Dengan Laranggan Itu, Muncul Lagi Narasi Azan Boleh Di Kumandangkan Tapi Tidak Boleh Pakai Pengeras Suara.

        Sementara Di Tempat kami (Masyarakat Minang Kabau) Azan itu diperlukan. guna Mengingatkan Bahwa Waktu Untuk salat Sudah Masuk. Kami Diminang Kabau Gunanya Azan. Untuk Memberi Tahukan waktu Salat. Karena Banyak Petani Dan Orang Keladang Sedang Asik Bekerja Bila Azan Berkumandang Mereka Akan Tau sudah Masuk Waktu Salat Begitu Juga orang Yang Tinggal Dirumah Tidak Punya Jam Dinding Mereka Akan Tau Bahwa Sekarang Jam Sudah Menunjukan Waktu Untuk Salat termasuk Masyarakat Yang Sedang Ada Di Pasar Mereka Akan Tau Bahwa Waktu Salat Sudah Masuk.

        Masyarakat Memerlukan Azan Diminang Kabau ? Masyarakat Minang kabau 90 % Ber Agama Islam, Salat Sesuatu Yang Di Wajibkan Oleh Sang pincipta.

  . dan Ada Pula Hal Hal Yang Mengejutkan Munculnya Kebijakan Dan Regulasi Baru Yang Semua Itu Wajib Kita Patuhi. Dan Adanya Aturan Aturan Baru Yang Perlu Di laksanakan Dalam Kehidupan Bermasyarakat BerBangsa Dan Bernegara.

      Sehingga Muncul Anggapan Masyarakat Bahwa Sewaktu Waktu Tanpa Di Duga Duga Bisa Saja Terjadi Hal Hal Yang tidak Sepatutnya Terjadi.

       Jadi Saya Berkesimpulan Bahwa Negara Kita Sedang Tidak Baik Baik Saja  Seperti Orang Demam Tadilah Kata Yunidar.S.E.

         Saya Perlu intuk Mengingatkan Kepada Masyarakat Minang Kabau Wanita Maupun Laki Laki Kita harus Tetab Waspada Jangan Sampai Ada Regulasi Dan Kebijakan Yang Muncul Secara Tiba Tiba Yang Dapat Menganggu Ketentraman Didalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara, Sehingga Saya Berpikir Kalau Boleh Saya Sampaikan Disini Kata Yunidar.S.E. Sebelumnya Saya Minta Mahaf Bila Ini Benar Dan Ada Yang Tersinggung, Penomema Yang Tampak Kepermukaan Oleh Saya, Elit Elit Politik Kita Lebih Mementingkan Kepentingan Kelompoknya Dari Pada Kepentingan Bangsa Dan Negara. 

        Dari Kerisauan Itu. saya Tertarik Masuk Kedunia Politik Dan Kebetulun Visi Dan Misinya Cocok Dengan Prinsip Hidup Saya. Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang Di Rahmati Allah. Dengan Tekline Lawan Kezaliman Tegakan Keadilan

         Visi Dan Tekline itulah Yang Mengantar Saya Memilih Partai Ummat No 24. Dan Saya Sekarang Terdaftar Sebagai Daftar Calon Tetap Anggota DPR RI Dapil 1 Sumatera Barat Dengan Nomor Urut 3. 

    Bila Dunsanak Ada Kesamaan Pandang Tentang Kondisi Negara Kita Saat Ini. Mari Kita Satukan Barisan, Kita Galang Persatuan Kita Tegakkan Keadilan

Kita Lawan Ke Zoliman. Bila Suara Dunsanak Di Titipkan dan Di Infakan Kepada Saya. Saya Berada Pada Posisi Nomor Urut 3 Caleg DPR RI Dapil 1 Sumatera Barat. Mengingat Tidak Berapa Lama Lagi Akan Di Adakan Pesta Demokrasi Di Negara Kita (Pemilihan Umum) atau Lebih Singkat Di Sebut Pemilu Untuk itulah Kepada Saudaraku Sekampung Sehalaman Sanagari Dan Se Iman. 

Khusunya Di Daerah Pemilihan Saya. Darmas Raya , Sijunjung, Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kabupaten Tanah Datar Kota Padang Panjang, Mentawai Kota Padang Dan Pesisir Selatan Dan Sumatera Barat Khususnya Tidak Lupa Dun sanak Yang Di Rantau Jo Nan-di Kampuang, cadiak Pandai Alim Ulama , Niniak Mamak Bundo Kanduang Urang Mudo (Anak Muda) /Pemuda Dan Pemudi Ranah Minang Silahkan Percayakan Dan Wakafkan Suara Dun sanak Ka Ambo Katiko Mamiliah Namo Ambo Yunidar S.E .Nomor Urut 3 Dari Partai Ummat Niatkan Ketika Memilih Untuk Kepentingan Bangsa Dan Negara Umumnya Dan Sumatera Barat Khususnya. karena Ketas Suara Pemilu Kali Ini Tidak Ada Poto Yang Ada Hanya Nama. Sekali Lagi Ketika Menerima Surat Suara Dari KPU Baca Bismillahirrahmanirrrahim Cari Partai Ummat Terletak Paling Bawah Nomor 24 Dan Lihat Nama Saya Di Kertas Suara Yunidar S.E. Nomor Urut 3 Jangan Ragu Dan Jangan Bimbang Coblos Saja.

      Semoga Niat Baik Kita Bersama Di Terima Oleh Allah Marilah Kita Senantiasa Berdoa meminta Rahmat Allah Agar Hati Kita Di Persatukan, Amin(781945)


Tag :

Sumatera Barat  -   Bicara Politik Di Negara Kita Saat Ini Baik Di Pusat Maupun Di Provinsi Dan Kabupaten Kota. Sudah Melihatkan Tanda Tanda Keseragaman Ucap Yunidar.S.E.

Gelar Silaturahmi dengan Bujang dan Dara, Bupati Rohil Minta Juara Finalis Diberi Beasiswa 

Posting by Admin

Gelar Silaturahmi dengan Bujang dan Dara, Bupati Rohil Minta Juara Finalis Diberi Beasiswa 

Rohil lintasliputan.com-Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong menggelar acara ramah tamah dengan finalis Bujang dan Dara tingkat Kabupaten Rohil, Selasa (6/6/2023) di mess Pemda Rohil. Sebanyak 30 peserta terdiri dari 15 Bujang dan 15 Dara bertanding di grand final pada 7 Juni besok di Gedung serbaguna. Acara ramah tamah itu ditandai dengan pemasangan



214 Kali