Mandau, 12 Mei 2025 – Suasana penuh semangat dan kehangatan kekeluargaan mewarnai latihan gabungan (latgab) yang digelar oleh 10 perguruan silat se-Kecamatan Mandau pada Senin pagi, 12 Mei 2025, di Lapangan Pokok Jengkol, Kota Duri. Ratusan pesilat dari berbagai usia memenuhi lapangan sejak pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengembangkan seni bela diri warisan bangsa, pencak silat.
Acara dimulai dengan khidmat melalui pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ikrar pesilat sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai luhur pencak silat. Sambutan disampaikan oleh Koordinator Latgab, Eko Wahyono dari perguruan silat Pagar Nusa, yang menekankan pentingnya persatuan dan semangat menjaga tradisi.
"Latihan gabungan ini bukan sekadar ajang untuk berlatih bersama, tetapi juga momentum membangun kebersamaan dan semangat menjaga budaya bangsa," ujar Eko dalam sambutannya.
Demonstrasi Memukau dan Latihan Bersama**
Sebagai puncak pembuka, dua perguruan silat—Satria Insani dan Talago Biru—menampilkan demonstrasi jurus-jurus tradisional yang memukau. Gerakan lincah dan harmonis dari para pesilat muda ini mendapat sambutan meriah dari peserta maupun penonton. Usai demonstrasi, seluruh peserta bergerak ke sesi inti: pemanasan massal dan latihan bersama yang dipandu oleh para pelatih dari berbagai perguruan.
Hingga pukul 09.30 WIB, lapangan dipenuhi gelora semangat ratusan pesilat yang berlatih dengan disiplin, saling menghargai perbedaan aliran, dan mengedepankan sikap sportif. **“Ini langkah nyata untuk menghilangkan ego perguruan. Kita satu keluarga besar pencak silat,”** kata salah satu peserta.
**Penutupan dengan Canda dan Kebersamaan**
Usai latihan, seluruh peserta berkumpul untuk foto bersama sebagai kenangan akan kebersamaan ini. Momen ramah tamah pun berlangsung hangat, di mana pesilat dari berbagai perguruan saling bertukar cerita, pengalaman, bahkan tips menguasai jurus. Tidak ada sekat antargolongan—yang terlihat hanya senyum dan semangat kebersamaan.
**10 Perguruan Silat yang Berpartisipasi:**
1. Persinas Asad
2. Pagar Nusa
3. Tapak Suci
4. PSHT
5. Perisai Diri
6. IKS Kera Sakti
7. Cempaka Putih
8. Satria Insani
9. Talago Biru
10. Naga Putih
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat teknik bela diri, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, kerendahan hati, dan cinta terhadap budaya lokal. “Kami berharap acara seperti ini bisa diadakan secara rutin. Pencak silat harus tetap hidup di hati generasi muda,” pungkas Eko Wahyono, menutup acara.
Dengan semangat *“Bersatu dalam Gerak, Kuat dalam Kebersamaan”*, latihan gabungan ini menjadi bukti bahwa tradisi pencak silat tetap relevan dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.
Tag :
Mandau, 12 Mei 2025 – Suasana penuh semangat dan kehangatan kekeluargaan mewarnai latihan gabungan (latgab) yang digelar oleh 10 perguruan silat se-Kecamatan Mandau pada Senin pagi, 12 Mei 2025, di Lapangan Pokok Jengkol, Kota Duri. Ratusan pesilat dari berbagai usia memenuhi lapangan sejak pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengembangkan seni bela diri warisan bangsa, pencak silat.
Acara dimulai dengan khidmat melalui pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ikrar pesilat sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai luhur pencak silat. Sambutan disampaikan oleh Koordinator Latgab, Eko Wahyono dari perguruan silat Pagar Nusa, yang menekankan pentingnya persatuan dan semangat menjaga tradisi.
KONDISI PASAR RIAU SILIP MEMPRIHATINKAN
Bangka-Lintasliputan - Dibangun mengunakan dana APBD kabupaten Bangka bernilai ratusan juta rupiah beberapa tahun lalu,kini kondisinya Pasar Riau Silip memprihatinkan.
Hasil pantaun media menyebutkan kondisi pasar tersebut tidak terurus,bagian atap asbesnya suda ada yang pecah,dan lantaipun sudah pada rusak,begitu juga dengan beberapa p