Rohul – Guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan di bidang PKP secara umum dan keberlanjutan penanganan kumuh secara khusus di Kabupaten Rokan Hulu salah satu kegiatannya adalah melakukan pleno penghitungan dan penetapan pengurangan luasan kawasan kumuh secara berkelanjutan dan komprehensif pada setiap tahunnya, agar pengurangan kumuh dapat terukur, tercatat, tercapai dan terlaporkan serta kegiatan pendampingan program KOTAKU di Kabupaten Rokan Hulu dapat terus berjalan.
Berkenaan dengan hal tersebut Bappeda Rokan Hulu melalui Bidang Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (PPIPW) Bappeda Rohul lakukan rapat Koordinasi Pleno Pengurangan Kawasan Kumuh Rohul tahun 2022, di Aula Bappeda Rohul, selasa (27/12/2022).
Hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Daerah Rokan Hulu yang diwakili Asisten II Rohul Drs.H.Ibnu Ulya,M.Si, Kepala Bappeda Rohul Drs.Yusmar,M.Si, Kepala Bidang PPIPW Bappeda Rohul Juneidy,S.IP,M.Si, Tim Ahli, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Perkim serta undangan lainya.
Secara garis umum informasi program KOTAKU merupakan program peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar dikawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni,produktif dan berkelanjutan. Dengan tujuan menurunnya luas permukiman kumuh, mewujudkan kolaborasi penanganan kawasan kumuh dari berbagai stakeholder serta menyediakan infrastruktur permukiman. Dengan sasaran meningkatnya akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan perkotaan pada permukiman kumuh sesuai dengan kriteria permukiman kumuh yang ditetapkan seperti Drainase, Air bersih/minum, pengelolaan persampahan, pengelolaan air limbah, pengamanan kebakaran,serta ruang terbuka public.
Sasaran selanjutnya adalah menurunnya luasan permukiman kumuh karena akses infrastruktur dan pelayanan perkotaan yang lebih baik serta Penerima manfaat puas dengan kualitas infrastruktur dan pelayanan perkotaan di permukiman kumuh.
Sekretaris daerah Rohul yang diwakili Asisten II Rohul Drs.H.Ibnu Ulya,M.Si menyampaikan bahwa adapun hasil dari Rapat Pleno yang dilakukan adalah melakuan perhitungan bagaimana upaya agar kawasan kumuh yang ada di Rokan Hulu ini dapat berkurang jumlahnya, dalam hal adanya upaya dari Pemerintah baik Pusat,Provinsi maupun Kabupaten untuk mengurangi wilayah ataupun Daerah yang masuk dalam kategori kawasan kumuh.
“upaya yang seperti ini juga salah satu langkah yang dilakukan untuk secara kuantitatif mengurangi kawasan kumuh yang ada di Rokan Hulu termasuk pada Kawasan Kumuh yang ada di Perkotaan Rokan Hulu, seperti kawasan yang sering dilanda banjir yang ada di dalam perkotaan hingga tempat lainnya yang ada di Rokan Hulu” ungkap Ibnu Ulya.
Lanjutnya berharap semoga dengan uapaya yang dilakukan hari ini bisa dapat nantinya menyelesaikan permasalahan kawasan kumuh yang ada di Rokan Hulu supaya Program KOTAKU di Rohul ini dapat berjalan dengan baik dan terwujud sesuai dengan apa yang di citakan bersama termasuk dalam mendukung Visi dan Misi Kepala Deaerah Rokan Hulu.
Penulis : JK
Tag :
Rohul – Guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan di bidang PKP secara umum dan keberlanjutan penanganan kumuh secara khusus di Kabupaten Rokan Hulu salah satu kegiatannya adalah melakukan pleno penghitungan dan penetapan pengurangan luasan kawasan kumuh secara berkelanjutan dan komprehensif pada setiap tahunnya, agar pengurangan kumuh dapat terukur, tercatat, tercapai dan terlaporkan serta kegiatan pendampingan program KOTAKU di Kabupaten Rokan Hulu dapat terus berjalan.
*Hadir Rakor Karhutla Riau, Bupati Siak Siap Kerjasama Semua Pihak*
Pekanbaru--lintas liputan.com,Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni membuka Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Rakor ini di gelar tindak lanjut Karhutla di Riau bertambah luas di wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir.
Menteri LHK Raja Juli menyampaikan, bahwa kondisi karhutla di beberapa w